" nama ustad " : " ust . ahmad sarwat , lc . , ma "

" judul " : " amal nisfu syaban "

" isi " : " assalamualaikum . " , " ustadz , mohon bantu penjelesannya kena nisfu syaban . apakah benar nisfu syaban itu , dan apakah benar pada malam itu sunat laku amal / ibadah tentu ? bagaimana hukum yakin hal ini ? saya akan sangat syukur sekali bila ustadz dapat segera jawab tanya saya ini . terima kasih . " , " salaam , "

" jawaban1 " : " sun 22 may 2016 02 : 20  " , "  30 . 510 views  n " , " n " , " n " , " assalamualaikum . " , " ustadz , mohon bantu penjelesannya kena nisfu syaban . apakah benar nisfu syaban itu , dan apakah benar pada malam itu sunat laku amal / ibadah tentu ? bagaimana hukum yakin hal ini ? saya akan sangat syukur sekali bila ustadz dapat segera jawab tanya saya ini . terima kasih . " , " salaam , " , " n " , " r n " , " r nmemang benar bahwa cara umum bulan sya u2019ban punya khusus sendiri . terang itu kita dapat dari hadits - hadits yang shahih , yang rupa terang valid dari rasulullah saw . " , " dalam banyak riwayat sebut bahwa sya ' ban rupa bulan di mana amal shalih tiap hamba akan angkat ke langit . " , " salah satu dasar adalah sabda rasulullah saw berkut ini : " , " . u201d ( hr ahmad , abu dawud , an - nasa u2019i dan ibnu huzaimah ) " , " di samping itu bulan sya u2019ban yang letak persis belum ramadhan olah jadi " , " untuk sambut datang bulan ramadhan . sehingga isyarat adalah kita perlu siap bekal ibadah untuk sambut bulan ramadhan . " , " dalam hal siap hati atau sisi ruhiyah , rasulullah saw . contoh kepada umat dengan banyak puasa di bulan sya u2019ban , bagaimana yang riwayat u2018aisyah ra . kata : " , " ( hr muslim ) . " , " sedang khusus tentang utama malam tengah bulan , atau lebih kenal dengan istilah nisfu sya u2019ban , memang ada dalil yang dasar . namun para ulama beda dapat tentang kuat derajat riwayat . " , " bagi kalang guna dalil - dalil lemah itu dengan alas bahwa bila suatu hadits tidak terlalu parah lemah , masih boleh guna landas ibadah yang sifat utama . bagi lain agak ketat dalam seleksi dalil - dalil yang anggap dhaif , sehingga semua buang begitu saja . " , " di antara dalil - dalil yang anggap lemah itu misal hadits ikut ini : " , " memang kalau kita mau jujur dengan hasil teliti para muhaddtis , riwayat hadits ini tidak capai derajat shahih . ada bagi kalang yang hasan , tetapi tidak sedikit juga yang cara tegas mendhaifkannya . " , " al - qadhi abu bakar ibnul arab kata bahwa tidak ada satu hadits shahih pun kena utama malam nisfu sya u2019ban . " , " begitu juga ibnu katsir telah mendha u2019ifkan hadits yang terang tentang bahwa pada malam nisfu sya u2019ban itu , ajal manusia tentu dari bulan pada tahun itu hingga bulan sya u2019ban tahun depan . " , " sedang amaliyah yang laku cara khusus pada malam nisfu sya u2019ban itu , bagaimana yang sering kerja oleh bagi umat islam dengan rangkai ritual , kami tidak dapat satu tunjuk pun yang milik dasar yang kuat . " , " bagaimana kita tahu , bagi dari umat ini banyak yang khusus malam itu untuk baca surat yasin , atau laku shalat sunnah dua raka u2019at dengan niat minta panjang umur , atau niat agar jadi kaya dan terus . memang praktek seperti ini ada di banyak negeri , bukan hanya di indonesia , tetapi di mesir , yaman dan negeri lain . " , " bahkan mereka pun sering baca lafaz doa khusus yang - entah bagaimana - telah sebar di banyak negeri meski sama sekali bukan asal dari hadits rasulullah saw . " , " sering kita dapat bahwa bagi umat islam panjat doa khusus pada malam nisfu sya u2019ban . di dalam doa itu mereka minta agar allah swt hapus taqdir yang buruk yang telah tulis di lauhil mahfuz . seperti doa ikut ini : " , " hal itu karena mereka hujah bahwa allah swt dengan hendak - nya bisa hapus apa - apa yang pernah tulis di " , " dan ganti dengan taqdir yang lain . dasar adalah firman allah swt : " , " ( qs ar - ra u2019d :39 ) . " , " oleh bagi ulama , lafaz doa seperti itu anggap tentang , karena apa - apa yang sudah tulis di lauil mahfuz tidak mungkin hapus . karena ada sabda rasulullah saw : " , " dari ibnu umar ra . bahwa rasulullah saw sabda , u201dallah swt hapus apa yang hendak dan tetap apa yang hendak - nya , kecuali bahagia , kesengsaran dan mati . u201d " , " ibnu abbas kata , u201dallah swt hapus apa yang hendak dan tetap apa yang hendak - nya , kecuali cipta , perilaku , ajal , rizqi , bahagia dan kesengsaran . u201d " , " selain itu lafaz doa itu olah - olah gantung kepada allah swt apakah ingin kabul atau tidak . padahal salah satu adab doa adalah harus ber u2019azam atau tekad kuat untuk kabul . sedang guna lafaz ( bila engkau hendak ) , olah kesan tidak serius dalam minta . bagaimana sabda rasulullah saw : " , " bila kamu minta kepada allah swt maka mantap minta itu . "
